Sekilas Taman Nasional Baluran

Sekilas Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran merupakan kawasan Konservasi Sumberdaya Alam, yang berarti di dalam kawasan Taman Nasional Baluran terdapat pengelolaan sumberdaya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana, untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya. Tujuan pembangunan konservasi sumberdaya alam yaitu mengusahakan terwujudnya kelestarian sumberdaya alam hayati serta keseimbangan ekosistemnya, sehingga dapat lebih mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia.

 

Kampanye tidak bisa efektif dan mencapai potensi penuh jika tidak ada rencana yang didefinisikan dengan baik untuk pelaksanaannya. Untuk itu bisnis sewa mobil di Surabaya menetapkan tujuan kampanye yang jelas sejak awal. Taman Nasional Baluran ini memungkinkan bisnis sewa mobil di Surabaya merencanakan tahapan kampanye yang terstruktur. Taman Nasional Baluran memiliki potensi keanekaragaman hayati yang cukup tinggi baik flora, fauna maupun ekosistemnya, termasuk keindahan panorama alamnya. Ditinjau dari status kawasan, Taman Nasional Baluran memiliki 3 fungsi utama yaitu (1) fungsi Perlindungan sistem penyangga kehidupan, (2) Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa dan (3) Pemanfaatan secara lestari Sumber Daya Alam Hayati (SDAH) beserta ekosistemnya, yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, rekreasi dan pariwisata. Maka dari itu tujuan pengelolaan kawasan Taman Nasional Baluran adalah melestarikan SDAH dan ekosistemnya agar dapat memenuhi fungsinya (3P) secara optimal. Sasaran utama pengelolaan Taman Nasional Baluran adalah SDAH, ekosistem dan kawasannya. Manfaat terbesar tentang Taman Nasional Baluran memiliki komunikasi dua arah dengan pelanggan sewa mobil di Surabaya. Umpan balik ini akan memungkinkan meningkatkan layanan dalam upaya pemasaran, produk dan atau layanan sewa mobil di Surabaya. Hal ini penting untuk mengukur, menindaklanjuti, beradaptasi dan berinovasi, sehingga bisnis sewa mobil di Surabaya bertahan dan berkembang. Tingginya potensi keanekaragaman hayati dan indahnya panorama alam Baluran, merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara untuk mengunjungi dan menikmatinya. Untuk memenuhi harapan pelanggan sewa mobil di Surabaya maka tujuan utama melibatkan pelanggan dan wisatawan menjadi aset pergerakan roda bisnis sewa mobil di Surabaya serta meningkatkan potensi wisata di Jawa Timur.

Taman Nasional Baluran sebagai salah satu kawasan konservasi yang didalamnya memiliki berbagai macam flora dan fauna dan ekosistem memiliki beragam manfaat baik manfaat bersifat tangible (dalam pemanfaatan skala terbatas) maupun manfaat yang bersifat intangible, berupa produk jasa lingkungan, seperti udara bersih dan pemandangan alam. Kedua manfaat tersebut berada pada suatu ruang dan waktu yang sama, sehingga diperlukan suatu bentuk kebijakan yang mampu mengatur pengalokasian sumberdaya dalam kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan dan aspek sosial ekonomi masyarakat sekitarnya.

Keamanan dan kenyamanan menjadi faktor penentu dalam menjalankan potensi alam di suatu daerah di JawaTimur dan industri  sewa mobil di Surabaya. Peluang menjadi pemicu untuk meminimalisir ancaman baik internal maupun eksternal. maka suatu daerah dengan perangkat yang ada dan industri sewa mobil di Surabaya siap selaras untuk mengambil peluang dan resiko pada peningkatan jumlah wisatawan maupun bisnis. Melihat peluang yang ditimbulkan dari pemanfaatan keamanan dan kemakmuran suatu daerah maka penempatan sementara individu menjadi prioritas disamping pelayanan terhadap para bisnisman untuk menggugah wisatawan berkunjung melihat potensi alam Taman Nasional Baluran serta meningkatkan roda bisnis sewa mobil di Surabaya.

Taman Nasional Baluran memiliki beberapa obyek dan daya tarik wisata alam yang cukup beragam, terdiri dari kombinasi berbagai bentang alam mulai dari ekosistem laut hingga pegunungan, savana, dan keanekaragaman jenis satwa dan tumbuhan. Beberapa daerah di Taman Nasional Baluran yang sering dikunjungi wisatawan dan masyarakat untuk berbagai keperluan terutama yang dimanfaatkan sebagai daerah tujuan wisata antara lain: Gua Jepang, Curah Tangis, Sumur Tua, Evergreen Forest, Bekol, Bama, Manting, Dermaga, Kramat, Kajang, Balanan, Lempuyang, Talpat, Kacip, Bilik, Sejileh, Teluk Air Tawar, Batu Numpuk, Pandean, dan Candi Bang.

Adapun wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Baluran meliputi wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Dari berbagai obyek wisata yang ada di Taman Nasional Baluran sebagian telah dikembangkan menjadi produk wisata, antara lain Gua Jepang, Curah Tangis, Visitor Centre, Candi Bang, Savana Semiang, Savana Bekol, Evergreen Forest Bekol, dan Pantai Bama.

Mamalia besar yang khas di Taman Nasional Baluran adalah banteng (Bos javanicus), kerbau liar (Bubalus bubalis), rusa (Cervus timorensis), kijang (Mutiacus muntjak), babi hutan (Sus scrova), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Felis bengalensis), kucing bakau (Felis viverrina) dan ajag (Cuon alpinus). Sedangkan untuk jenis primata adalah kera ekor panjang (Macaca fascicularis) dan lutung / budeng (Trachypithecus auratus cristatus). Dari ± 155 jenis burung di Taman Nasional Baluran jenis-jenis yang mudah untuk dijumpai antara lain adalah merak hijau (Pavo muticus), ayam hutan merah (Gallus gallus), ayam hutan hijau (Gallus varius), kangkareng (Anthracoceros convexus) dan rangkong (Bucheros rhinoceros). Kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya Masyarakat Kawasan TN Baluran berbatasan dengan dua desa yaitu Desa Wonorejo dan Desa Sumberanyar. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Kondisi iklimnya yang kering dengan musim kemarau yang panjang membuat hasil pertanian di daerah ini kurang baik. Untuk menunjang kehidupannya penduduk sekitar kawasan sering masuk ke hutan untuk mencari buah asam, biji acacia, kemiri, gadung, kayu rencek dan pupus gebang. Mata pencaharian lain penduduk adalah nelayan, peternak, pedagang, pegawai negeri dan wiraswasta dan lain-lain.

Aksesibilitas ke dan dari Taman Nasional Baluran dapat dikatakan sangat lancar, ini disebabkan adanya jalan raya lintas propinsi yang menghubungkan Pulau Bali dan Banyuwangi dengan Surabaya yang melintasi kawasan Taman Nasional Baluran. Dengan demikian Taman Nasional Baluran dapat dijangkau dengan kendaraan darat dari kota Surabaya. Hal ini juga penting untuk melihat faktor-faktor tidak langsung lainnya yang mempengaruhi pendorong keuntungan sewa mobil di Surabaya. Faktor pendorong aksesibilitas ke dan dari Taman Nasional Baluran dengan industri sewa mobil di Surabaya adalah kualitas layanan, pemesanan dan info yang tepat, kemudahan akses, keberadaan dan dorongan aktif pada Taman Nasional Baluran dalam meningkatkan wisatawan dengan industri sewa mobil di Surabaya serta keamanan dan kenyamanan pengguna jasa dan atau wisatawan.

Objek Wisata Alam yang ada di Taman Nasional Baluran memiliki tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi karena keindahan alamnya, keanekaragaman flora dan fauna yang terdapat di dalamnya, serta kekhasan lanskap penyusunnya yang tidak dimiliki oleh Taman Nasional lain. Objek-objek wisata tersebut sebagian telah dilakukan pengembangan diantaranya adalah Bekol, Bama, Goa Jepang dan Curah Tangis. Berikut daftar obyek wisata Taman Nasional Baluran;

  1. Camping Ground  Wonorejo  Lokasi perkemahan.
  2. Curah Tangis Wonorejo Panjat tebing.
  3. Gua Jepang Wonorejo Peningggalan Jepang, dahulu merupakan tempat perlindungan, menyimpan senjata dan makanan.
  4. Sumur Tua Wonorejo Konon merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit.
  5. Evergreen Forest Wonorejo Hutan hijau sepanjang tahun, pengamatan flora dan fauna, tersedia jalur interpretasi.
  6. Bekol Wonorejo Fotografi, panorama alam dari menara pandang, atraksi satwa di savanna, tersedia jalur inter pretasi tersedia 3 buah pesanggrahan (26 orang).
  7. Bama Wonorejo Fotografi, hutan bakau, pengamatan flora dan fauna (termasuk beraneka jenis burung dan atarksi sekawanan kera yang memancing kepiting dengan ekornya), berjemur di pantai, berenang, snorkeling, menyelam, bersampan, pengamatan biota laut, menyusur pantai, menyaksikan matahari terbit, terdapat jalur interpretasi, tersedia pesanggrahan kapasitas maksimal 28 orang.
  8. Manting Wonorejo Sumber air tawar, konon berkhasiat sebagai obat awet muda.
  9. Dermaga Wonorejo Memancing.
  10. Kramat, Kajang, Balanan, Lempuyang Wonorejo atraksi satwa di savanna.
  11. Talpat Wonorejo Mata air, atraksi satwa di savanna.
  12. Kacip Wonorejo Mata air di lereng gunung.
  13. Gunung Baluran Wonorejo Sumberwaru Mendaki gunung
  14. Bilik / Sijile Sumberwaru – Berenang, snorkeling, menyelam, bersampan, pengamatan biota laut, menyaksikan matahari terbit, fotografi.
  15. Teluk Air Tawar  Sumberwaru Sumber air tawar di tepi pantai, hutan pantai, fotografi.
  16. Watu Numpuk  Sumberwaru  Panorama alam dari ketinggian, atraksi satwa, fotografi.
  17. Pandean  Wonorejo  Pelabuhan nelayan, pencari nener
  18. Candi Bang  Wonorejo  Makam tua, panorama pantai, fotografi.

Sumber : http://balurannationalpark.web.id/gallery-archives/